Siapakah Para Pemimpin Islam Itu?

Posted On 1 Desember 2008

Filed under Al Shia

Comments Dropped leave a response

Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,” (QS. al-Anbiya [21]: 73)

Siapakah para pemimpin-pemimpin yang dimaksud dalam ayat diatas? Apakah mungkin seorang pemimpin penerus Nabi Muhammad saw yang meneruskan risalah nabi itu tidak sempurna (cacat), tidak suci dan berdosa? karena Allah menyebutkan bahwa kriterianya adalah yang HANYA & SELALU MENYEMBAH kepada Allah, berarti dia adalah seorang/orang-orang yang tidak pernah melakukan peribadatan selain kepada Allah. kalaulah kita yang menunjuk, atau memilih, berarti Allah tidak memikirkan kemaslahatan umatnya karena ada juga pemimpin yang tidak sempurna yang juga disebut dalam Al-Qur’an, lihat kembali sejarah Abu Bakar, Umar dan Utsman, bukankah mereka kafir dan menyembah berhala sebelum datang Rasulullah saw? Dapatkah mereka dimasukkan ke dalam kategori ayat diatas? Jelas yang menjadikan pemimpin dan yang memilih itu adalah Allah swt. Mereka adalah manusia yang sempurna!

Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka dan orang-orang mu’min, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Al Qur’an), dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian”. (QS.an-Nisa [4]: 162)

Dan ayat diatas juga ada yg disebut bahwa ada orang yang beriman sejak sebelum orang-orang banyak beriman.

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. al-Baqarah [2]: 30)

Malaikat saja masih ragu pada awalnya, berarti hal ini bukanlah perkara yang mudah yang manusia sanggup merancang sebuah kepemimpinan.

Sekarang, adakah pemimpin-pemimpin yang bathil, berbuat salah, jahat dan dzalim?

Dan Kami jadikan mereka pemimpin – pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong”. (QS. al-Qashash [28]: 41)

Dan mereka berkata;:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta’ati pemimpin – pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)” (QS. al-Ahzab [33]: 67)

Hal ini dikarenakan mereka tidak mengikuti apa yang telah di perintahkan Allah kepada manusia untuk mengikuti pemimpin yang telah TERTULIS jelas di Al-Qur’an

Siapakah para pemimpin yang benar yang telah tertulis dalam Al-Qur’an yang seharusnya kita ikuti? Berikut adalah ayat dengan ISYARAT BESAR bagi orang-orang yang berpikir dan berakal.

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)” (QS. al-Qashash [28]: 5)

Siapakah orang-orang yang tertindas itu? Siapakah mereka yang mengalami PENINDASAN PALING BESAR di muka bumi ini? Tidak ada orang yang tidak mengetahuinya siapa mereka! Tengoklah apa yang terjadi pada keturunan Ahlulbait Rasulullah SAW.

Imam Ali kepalanya ditikam belati dari belakang, Fatimah Azzahra mati dalam sakit hati karena haknya terampas, janinnya gugur karena perlakuan keras beberapa orang munafik, Imam Hasan mati diracuni, Imam Husain mati disembelih secara sadis, dicincang, kepala terpenggal, anggota tubuh terserak dan tak terkuburkan di padang karbala Iraq, dan seterusnya mereka diperlakukan semena-mena, mereka semua dibunuh oleh kaum pembangkang!

Orang-orang yang sehat akan melihat, tentunya merekalah yang berhak untuk memegang kendali dimuka bumi ini, karena Allah sudah menjelaskan sejelas-jelasnya. Dan sudah pasti tentunya mereka yang tidak pernah berbuat dhalim biar sekecil apapun. Mereka tidak pernah berbuat dosa sedikitpun. Merekalah manusia-manusia yang suci, Ahlilbait Rasulullah saw!

Al-Qur’an telah merangkum kriteria orang-orang yang telah dijamin ini,

Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya”. (QS. al-Ahzab [33]: 33)

Kalau ada yang menyangkutkan ini dengan beserta istri-istri nabi, maka hal ini tidak bisa masuk dalam kriteria yang telah terangkum dalam Al-Qur’an yang telah saya sampaikan diatas.

Bahkan Allah telah mengancam mereka (istri-istri nabi), karena telah melakukan persengkokolan untuk menyusahkan Rasulullah SAW. Adakah manusia suci itu berbuat kesalahan?

Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mu’min yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.” (QS. at-Tahrim [66]: 4)

“Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang ta’at, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.” (QS. at-Tahrim [66]: 5)

Setelah jelas ayat-ayat diatas yang menerangkan dan memberikan isyarat besar bagi kita siapakah pemimpin umat yg HAK itu, tetapi masih belum juga puas? lihatlah ayat berikut:

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang- orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk/ruku’ (kepada Allah)”. (QS. al-Maa’idah [5]: 55)

Jelas pemimpin dan penolong yang benar adalah Allah, Rasul-Nya (Nabi Muhammad saw) dan orang-orang yang beriman yang shalat dan berzakat seraya sambil ruku, siapakah orang yang berzakat seraya ruku itu? Silahkan lihat referensi Ahlussunnah asbabun nuzulnya, sejarah islam yang sahih telah mencatat dari berbagai jalur Ahlussunnah, dan dia orangnya adalah Imam Ali bin Abi Thalib as! Ayat diatas adalah perintah MUTLAK dari Allah swt untuk mengikuti orang-orang yang telah diberikan petunjuk oleh-Nya.

Bukti dia adalah Ali bin Abi Thalib, silahkan lihat kitab-kitab besar Asbabun Nuzul dari kalangan Ahlussunnah:

1. Syawāhidut Tanzīl, Al-Hakim Al-Haskani Al-Hanafi, juz 1

2. Asbābun Nuzūl, Al-Wahidi An-Naisaburi

3. Ad-Durrul Mantsūr, As-Suyuthi, juz 2

4. Fathul Qadīr, Asy-Syaukani, juz 2

5. Al-Kasysyāf, Az-Zamakhsyari, juz 1

6. Tafsir Ath-Thabari, juz 6

7. Tafsir Al-Jalālain

8. Yanābī’ul Mawaddah, Al-Qundusi

9. Tafsir Fakhur Razi juz 12

10. Ash-Shawā’iqul Muhriqah, Ibnu Hajar

11. Kanzul ‘Ummāl, juz 45

12. Farā`idus Simthain, juz 1

Sekarang, manakah golongan yang benar yang mengikuti ayat diatas? Hati nurani yang bersih serta akal sehatlah yang berbicara setelah melihat kebenaran diatas!

Wassalam!

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.